Breaking

Video Ajakan Dukung Ma'ruf Amin dari Ponpes Ploso Kediri Beredar Luas

Video Ajakan Dukung Ma'ruf Amin dari Ponpes Ploso Kediri Beredar Luas
Video ajakan mendukung Ma'ruf Amin dari Ponpes Ploso Kediri beredar. Ajakan sang pengasuh ponpes KH Zainuddin Djazuli ditujukan untuk santri dan alumni.

Video yang beredar di aplikasi percakapan WhatsApp itu berdurasi 21 detik. Dalam video tersebut, Zainuddin menyerukan dukungan untuk Capres Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dengan menggunakan Bahasa Jawa.

"Milo saking meniko penting bantuan panjenengan, dados sekali lagi kulo petintahaken dateng alumni Ploso sekalian alumni Lirboyo supados nderekaken Pak Ma'ruf Amin, sanggup nopo mboten? Alhamdulillah (Oleh karena itu, mulai saat ini saya mohon bantuan kalian, sekali lagi saya perintahkan kepada alumni Ploso dan alumni Lirboyo agar mendukung Pak Ma'ruf Amin, Sanggup? Alhamdulillah)," kata pengasuh ponpes yang akrab disapa Kiai Din.

Putra Kiai Din, Agus Iffatul Lathoif (Gus Thoif) membenarkan video tersebut. Ia membenarkan jika ujaran tersebut disampaikan sang ayah dalam sebuah acara pada 12 Maret lalu.

"Para ulama dan kiai sepuh tidak sembarangan dalam mendukung pasangan calon. Untuk itulah kami sebagai komunitas santri sudah seharusnya mendukung dan memenangkan KH Ma'ruf Amin yang merupakan simbol dari NU, yang digandeng oleh beliau Ir. H. Joko Widodo," kata Gus Thoif, Senin (1/4/2019).

Menurut Gus Thoif, Ponpes Lirboyo dan Ploso berhubungan erat. Sehingga fatwa masyayikh Lirboyo dan Ploso relatif sama. Yakni untuk mendukung Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Jadi beberapa hari sebelum video itu beredar, masyayikh Kediri dan Alumni Ponpes Lirboyo telah menggelar acara silaturahmi untuk mengukuhkan dukungan pada paslon 01.

Yaitu para santri, alumni, wali santri dan seluruh simpatisan Ponpess Al Falah Ploso diminta untuk menyukseskan Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat dan memilih Paslon 01," imbuh Gus Thoif.

Saat disinggung mengenai adanya paslon nomor urut 02 yang datang berkunjung ke Ponpes Ploso, Gus Thoif mengangap itu sebagai kunjungan silaturahmi. Mereka dengan senang hati memuliakan tamu, namun soal Pilpres mereka sudah menetapkan pilihan.

"Kunjungan yang dilakukan merupakan tamu yang datang untuk bersilaturrahim dan kami muliakan layaknya tamu lain yang datang ke kami, soal dukungan kami sudah punya pilihan," pungkas Gus Thoif.

No comments:

Powered by Blogger.