Breaking

TKN Jokowi: Harga Sembako Masih Murah, Tak Seperti yang Dikatakan Prabowo

TKN Jokowi: Harga Sembako Masih Murah, Tak Seperti yang Dikatakan Prabowo
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Lodewijk Freidrich Paulus, menangkal argumen capres Prabowo Subianto soal harga daging di Indonesia termahal di dunia. Dia pernah mencoba berbelanja Rp 100 ribu di pasar dan mendapat hasil berlimpah.

Lodewijk, yang juga menjabat Sekjen Golkar, menambahkan harga sembako relatif murah. Meskipun ia akui ada fluktuasi harga.

"Nah, dari sini dibuktikan apa yang dikatakan oleh data, oleh BPS, inflasi kita 3,2 persen, artinya harga sembako kita stabil, terbukti di lapangan. Nah, itu yang saya lakukan bahwa harga mahal. Memang fluktuatif ya. Tetapi faktanya di lapangan murah. Di pasar saya beli ayam, Rp 30.000 kok," ujar Lodewijk kepada wartawan di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Kamis (14/2/2019).

Masyarakat, disebut Lodewijk, tidak perlu khawatir soal harga. Dia menjamin harga bahan pokok tak seperti yang diucapkan oleh Prabowo.

"Artinya, orang itu tidak sampai Rp 10.000 bisa mendapatkan makanan yang puas. Ada ayam, ada telur, ada sayur, ada tempe, dan lain sebagainya. Termasuk cabai tadi, sekilo banyak banget tadi," kata Lodewijk.

Prabowo menyebut harga beras, daging, dan daging ayam di Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Ia pun berjanji memperbaiki kondisi tersebut dengan segera.

"Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia, demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," kata Prabowo di Blora, Jawa Tengah.

No comments:

Powered by Blogger.