Breaking

Jokowi 'Dikerdilkan', TKN Singgung Rizal Ramli Salah Data Soal Utang

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin membela capresnya yang 'dikerdilkan' Rizal Ramli perihal pidato soal konsesi tanah di Konvensi Rakyat. TKN menilai Rizal Ramli tak paham konteks dan menyinggung soal data tanah yang salah.

6

"Jadi Pak Rizal Ramli itu nggak tahu konteks, jadi diminta supaya Pak Rizal Ramli banyak baca. Pak Rizal Ramli soalnya salah baca, data utang salah, sekarang salah lagi. Kalau dia susah baca, jangan banyak komentar. Dia nggak tahu konteks," ujar jubir TKN Arya Sinulingga saat dihubungi, Senin (25/2/2019).

Rizal Ramli sebelumnya mengkritik pidato Jokowi soal tanah dalam jumpa pers di Jalan Tebet Barat Dalam IV No 7, Jakarta Selatan. Rizal menilai apa yang disampaikan Jokowi soal konsesi lahan seolah tebang pilih. Jokowi, menurut dia, hanya mengejar konsesi yang dimiliki kubu lawannya di Pilpres 2019.

Kembali ke Arya, politikus Perindo itu pun membantah tudingan Rizal Ramli. Arya mengatakan pidato Jokowi perihal konsesi bukan untuk menagih dikembalikannya lahan negara.

"Kalau mau dikembaliin, dikembaliin aja. Kata Pak Jokowi kan begitu, kalau ada yang mau kembaliin silakan kembaliin. Jadi bukan menargetkan, kalau Pak Prabowo nggak ngomong mengembalikan kan, nggak ada omongan mengembalikan. Jadi Pak Rizal Ramli itu nggak fokus, jadi kan yang menantang Pak Prabowo sendiri. Pak Jokowi nggak pernah ngomongin suruh kembaliin. Kan nggak ada, kan Prabowo sendiri yang bilang," jelasnya.

"Jadi HGU itu nggak ada masalah, nggak dipersoalkan, cuma pertama tadi soal diingatkan, Pak Prabowo itu pernah ngomong, tanah dimiliki elite, ternyata dia juga elitenya," tambahnya.

Isu soal lahan ini pertama kali disinggung dalam debat capres kedua pada 17 Februari lalu. Saat di panggung debat, Jokowi mengungkap Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh. Ia menegaskan pembagian lahan tersebut tidak dilakukan di era pemerintahannya.

"Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur. Sebesar 220 ribu hektare," kata Jokowi dalam debat.

Merespons capres petahana itu, Prabowo mengakui memang menguasai ratusan ribu hektare tanah di berbagai tempat. Dia siap mengembalikan tanah itu untuk negara, namun ada 'tapi'-nya.

"Saya minta izin, tadi disinggung tentang tanah yang katanya saya kuasai ratusan ribu di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah HGU (hak guna usaha), itu adalah milik negara," ujar Prabowo.

No comments:

Powered by Blogger.