Breaking

Keuntungan BUMN Naik 30 Persen Selama Era Jokowi

Keuntungan BUMN Naik 30 Persen Selama Era Jokowi
Presiden Joko Widodo menanggapi pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bangkrut. Jokowi meminta Prabowo menyertakan data apabila berbicara hal tersebut.

"Ya kalau kita bicara yang penting satu pakai data, berbicara pakai data," ujar Jokowi di SICC Bogor Jawa Barat, Rabu (16/1/2019).

Jokowi berharap masyarakat tak pesimis dengan pernyataan tersebut. Menurut dia, pemerintah optimis untuk memperbaiki bila ada yang salah dengan BUMN.

"Yang kedua jangan pesimis lah. Kalau ada yang belum baik ya banyak yang belum baik. Tapi kita harus optimis kita perbaiki, kita perbaiki. Itu tugas kita," sambung Jokowi.

Prabowo Subianto memberikan pernyataan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu persatu mengalami kebangkrutan. Salah satu yang ia seret ke isu ini adalah Garuda.

Calon presiden nomor urut 02 itu juga menyindir elit BUMN. Menurut pandangan Prabowo, mereka tidak perlu dikagumi.

"Kita lihat BUMN kebanggaan kita, satu-satu hancur, bangkrut, tanya saja Garuda pilot-pilotnya, tanya Pertamina, PLN, tanya pabrik milik negara, elite itu tak perlu kau kagumi. Aku tahu satu-satu, lagaknya saja itu," ucap Prabowo pada Minggu, 13 Januari 2019, di Rumah Djoeang, Jakarta Selatan.

No comments:

Powered by Blogger.