Breaking

Kementan Sebar 81 Ton Jagung Impor ke Jawa Barat dan Banten

Kementan Sebar 81 Ton Jagung Impor ke Jawa Barat dan Banten
Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyebar 81 ton jagung impor asal Brasil kepada perternak. Distribusi jagung tersebut bakal dikirimkan ke wilayah Jawa Barat dan Banten.

Tujuan bantuan tersebut diberikan Kementan untuk menstabilkan harga komoditas telur dan ayam di pasaran. Selain itu, harga jagung yang tak stabil membuat Kementan menebar jagung impor.

“Sekarang kita berikan kepada peternak yang ada di Jawa Barat-Banten kemudian kita akan lanjut mengecek peternak-peternak mana yang kekurangan,” kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Darmita, kepada wartawan seusai melepas bantuan jagung di Pelabuhan Krakarau Bandar Samudera, Kota Cilegon, Jumat (25/1/2019).



Dia menyatakan bantuan itu sebagai upaya menekan gejolak harga di lapangan. Harga jagung yang diberikan Kementan melalui Bulog Rp4.000.

“Sedangkan di lapangan harga jagung bervariasi ada yang Rp3.000 seperti kemarin saya di lapangan kemudian ada juga Rp4.500-Rp5.000,” terangnya.

“Bulog dalam hal ini diberikan tugas untuk memfasilitasi agar bagaimana harga-harga itu tidak bergejolak sehingga regulasi ini ditangani oleh Bulog sebagai fasilitator,” ucapnya melanjutkan.

Dia menuturkan sejauh ini Kementan sudah menebar bantuan jagung ke para peternak di Jawa Barat sebanyak 1.000 ton, 2.000 di Jawa Tengah, dan 3.000 di Jawa Timur.

“Saya tidak mau nanti petani jagung kita yang ada di lapangan itu nanti terganggu panen rayanya, karena kita menunggu panen raya bagaimana peternak kita ndak bergejolak terkait harga,” ujarnya

No comments:

Powered by Blogger.