Breaking

Industri Manufaktur Indonesia Terbesar ke-4 di Dunia

Industri Manufaktur Indonesia Terbesar ke-4 di Dunia
Pemerintah terus mendorong peran industri manufaktur demi meningkatkan perekonomian Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan melakukan revolusi industri menuju ke arah digital atau yang biasa disebut revolusi industri 4.0.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, lewat revolusi industri 4.0 diyakininya menjadi titik balik perkembangan sektor manufaktur Indonesia. Apalagi menurutnya, sektor manufaktur Indonesia menjadi yang terbesar keempat di dunia di bawah Korea Selatan, Jerman dan juga Cina.

"Kita ini posisinya itu salah satu negara manufaktur yang besar, ini yang membuat pengamat posisi kita kalah dibanding negara lain," ujarnya dalam acara Seminar Nasional di Hotel Pullman Central Park.

Menurut Airlangga, bukan tanpa alasan mengapa dirinya menyebut jika Indonesia sebagai negara manufaktur terbesar di dunia. Sebab, berdasarkan survei yang dilakukan berbagai lembaga baik dalam negeri ataupun luar negeri, kontribusi sektor manufaktur Indonesia terhadap Grosso Domestic Product (GDP) cukup tinggi.

"Sektor manufaktur beberapa negara yang menjadi benchmark, itu adalah dari kontribusi GDP, kita terhadap manufakturnya posisinya nomor 4 sesudah Korea China, Jerman dan Indonesia," jelasnya

Menurut Airlangga, ada beberapa industri yang menurutnya berkembang cepat. Seperti industri mesin dan perlengkapan yang tumbuh 14,98%, kemudian ada industri Makanan dan Minuman yang kontribusinya hampir 12,7%.

Selain itu lanjut Airlangga, pertumbuhan industri Indonesia jauh di atas dari pertumbuhan sektor lainnya. Salah satu contohnya adalah pertumbuhan ekspor sektor industri yang mencapai 13,14%, sementara sektor pertanian hanya 3,7% saja.

"Kemudian dari segi ekspor, industri itu kontribusinya 74%, artinya kita ekspor basisnya pengolahan bukan pertambangan, oleh karena itu didorong pengembangan selanjutnya," jelasnya.

No comments:

Powered by Blogger.