Breaking

Jokowi: Ulama Yang Terjerat Hukum Jangan Diartikan Kriminalisasi

Jokowi: Ulama Yang Terjerat Hukum Jangan Diartikan Kriminalisasi
Presiden Joko Widodo mengatakan jika ada oknum ulama yang berkasus hukum maka jangan langsung diartikan sebagai krimanisasi ulama oleh pemerintah.

"Ini jangan sampai karena ada kasus hukum terus yang disampaikan adalah kriminalisasi ulama," kata Jokowi dalam acara Deklarasi Akbar Ulama Madura dukung Jokowi - Ma'ruf di Gedung Serba Guna Rato Ebuh, Bangkalan, Rabu 19 Desember 2018.

Ia pun mencontohkan ketika ada kasus pemukulan, maka hal itu urusannya akan diserahkan kepada aparat kepolisian. Jokowi menegaskan tidak akan intervensi terhadap proses hukum yang berjalan.

"Misalnya mohon maaf, kalau ada yang memukuli orang, urusannya dengan polisi bukan dengan saya. Ya mesti seperti itu. Masa mukuli sampai berdarah-darah. Saya sih enggak ngerti. Mesti polisi bertindak kalau ada kasus hukum seperti itu. Kalau enggak ada kasus lalu dibawa ke hukum, ngomong saya. Kalau ada kasus hukum, ya saya sulit," kata Jokowi dikutip dari Antara.

Mantan Gubernur DKI itu menambahkan, pesta demokrasi dan perbedaan pilihan memang kerap kali menjadi penyebab terjadinya gesekan dan beda pandangan.

Oleh karena itu, ia berpesan agar perbedaan pilihan politik tidak kemudian memicu perpecahan.

"Marilah kita jaga persatuan kita, kita jaga ukhuwah islamiyah kita, wathoniyah kita," kata Jokowi.

No comments:

Powered by Blogger.