Breaking

Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Jalur KA Makasar - Parepare

Pemerintah Percepat Pembangunan Proyek Jalur KA Makasar - Parepare
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus mempercepat pembangunan jalur kereta yang akan menghubungkan Kota Makassar hingga Parepare sepanjang sepanjang 145 Km. Saat ini, pemerintah mempercepat untuk menyelesaikan serta mengoperasikan jalur Barru Palanro sepanjang 44 Km.

"Pembangunan pada segmen ini telah dimulai sejak akhir 2014 dan diharapkan pada akhir 2018 ini sudah bisa dioperasikan," kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Zulmafendi kepada wartawan, Jakarta. 

Ketika segmen Barru Palanro ini siap beroperasi pada akhir 2018, hal ini akan menjadi tonggak sejarah perkeretaapian baru di Sulawesi. Di mana, terakhir kali kereta beroperasi di bumi Sulawesi ialah pada zaman penjajahan Belanda untuk lintas Makassar Takalar di periode 1923 1930.

"Pengoperasian KA lintas Makassar Takalar ini kemudian berhenti beroperasi karena pertimbangan nilai ekonomis pada waktu itu. Dan pada akhir 2018, pemerintah berencana untuk kembali mengoperasikan KA di Wilayah Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan," tambah dia.

Zulmafendi menambahkan, pembangunan jalur kereta ini juga merupakan implementasi dari rencana pemerintah yang tertuang dalam Rencana Induk Perkeretaapian (RIPNas) tahun 2030 dalam mewujudkan jalur KA Trans Sulawesi yang akan menghubungkan Sulawesi Selatan hingga Utara.

Pembangunan segmen Barru Palanro masih menggunakan skema pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, sebagai upaya untuk mendorong percepatan penyelesaian pembangunan jalur kereta Makassar Parepare ini, dan dalam rangka mendorong partisipasi pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, pemerintah memberikan kesempatan kepada para stakeholder untuk turut serta dalam pembangunan Jalur KA Makassar Parepare.

Saat ini, pemerintah masih dalam tahap meyeleksi para stakeholder yang berminat untuk turut serta dalam pembangunan jalur Makassar Parepare. Terdapat 6 dari 7 peserta yang sudah lolos dari tahapan pra kualifikasi.

"Pemerintah berharap dengan beroperasinya kembali KA di Wilayah Sulawesi akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Sulawesi dan mendorong mobilitas baik angkutan penumpang maupun angkutan barang serta dapat membuka lapangan pekerjaan," kata Zulmafendi.

Selain itu, pembangunan jalur kereta lintas Makassar Parepare ini nantinya akan terintegrasi dengan pelabuhan, bandar udara maupun pusat-pusat perekonomian di sepanjang lintas Makassar Parepare yang akan berdampak kepada penurunan biaya transportasi yang pada akhirnya akan mendorong perekonomian di Sulawesi.

No comments:

Powered by Blogger.