Breaking

Perkuat Ekspor, 7000 Barang RI Bebas Bea Masuk Ke Australia

Perkuat Ekspor, 7000 Barang RI Bebas Bea Masuk Ke Australia


Pemerintah Indonesia dan Australia menyepakati kerja sama perdagangan untuk saling membebaskan tarif bea masuk produk ekspor dari kedua negara.

Pemerintah Australia setuju untuk membebaskan sekiar 7.000 pos tarif berbagai produk asal Indonesia yang diekspor ke negara tersebut. Persetujuan tersebut merupakan hasil kesepakatan perundingan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia atau Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

Beberapa produk ekspor andalan Indonesia diprediksi oleh Imam berpotensi bisa merebut pasar Australia. Menurut dia, salah satu komoditas ekspor tersebut ialah otomotif, termasuk mobil listrik dan hybrid.

"Dengan IA-CEPA kita harap ekspor bisa meningkat. Kita dapat masukan dari sektor bersangkutan dan tidak hanya fokus pada convensional cars, tapi listrik dan hybrid. Kalau bisa diterima di Australia, maka produk-produk kita bisa diterima di commenwealth countries," ujar Iman.

"Australia bukan satu-satunya target [ekspor], tapi [target jangka panjangnya] bagaimana kita bisa masuk ke pasar dunia," Iman menambahkan.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Hubungan Internasional dan Investasi Shinta Kamdani menuturkan, IA-CEPA akan membawa manfaat lebih besar bagi Indonesia. Pasalnya, produk Indonesia akan lebih mudah penetrasi ke pasar Australia dengan pembebasan bea masuk.
Tapi, terlepas dari itu, fokus utama IA-CEPA adalah membangun kemitraan. Kalau hanya berbicara liberalisasi dari perdagangan, Indonesia tidak akan ambil banyak manfaat. "Dengan IA-CEPA, manfaat yang bisa diambul lebih komprehensif karena menyangkut aspek investasi juga, capacity building juga. Ini sangat penting karena menyangkut kepentingan kita," ujar Shinta.

Shinta menambahkan, para pengusaha di Apindo dan Kadin merasa puas dengan proses negosiasi IA-CEPA karena dilibatkan sejak awal. Ia berharap agar keterlibatan pengusaha tidak berhenti sampai di sini, melainkan turut dilibatkan dalam kemitraan-kemitraan yang berkaitan dengan investasi dari Australia.

No comments:

Powered by Blogger.