Breaking

Rupiah Stabil, Asian Games Dorong Kenaikan IHSG



Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) berhasil rally dua hari. Pada Selasa (21/8/2018), indeks ditutup naik 0,88 persen ke level 5.944,301. Investor asing keluar dari pasar saham dengan net sell Rp 84,29 miliar.
Analis Henan Putihrai Liza Carmelia Suryanata mengaku, kenaikan IHSG hari ini secara general masih menyambung dari kenaikan hari Senin. Tapi, belum ada sentimen khusus yang mempengaruhi.
Menurut Liza, secara teknikal, kenaikan IHSG masih berlanjut, dikarenakan ada beberapa sentimen positif dari beberapa saham yang memiliki laporan keuangan tahun 2018 yang bagus dengan profit yang naik. Proyeksi Liza, IHSG pada hari Kamis (23/8/2018) sedikit mengalami pull back, di level support 5.900 dan resistance 5.965.
Sentimen penyumbangnya adalah anggaran infrastruktur yang dinaikkan, dikeluarkannya paket kebijakan pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan ada hubungan dengan pilpres 2019.
William Siregar, analis Paramitra Alfa Sekuritas juga senada melihat tak ada sentimen khusus mempengaruhi indeks. Namun, IHSG cukup dipengaruhi dengan adanya pergerakan rupiah yang cenderung stabil dan juga dari sentimen dalam negeri yang menurutnya tidak berpengaruh signifikan, tapi cukup mampu mendongkrak pasar.
William memprediksi untuk Kamis mendatang, IHSG berpotensi menguat dengan rentang level 2.938 sampai dengan 5.974. Menurutnya belum terlihat sentimen khusus. "Namun, secara umum keadaan indeks dibantu dengan pergerakan nilai mata uang yang stabil serta ekspektasi Asian Games yang sedang berjalan menjadi sentiman positif bagi market," imbuhnya.Ru

No comments:

Powered by Blogger.