Breaking

Jokowi : "Proyek Rel Jambi - Palembang Tetap Berlanjut"



Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perhubungan menegaskan pembangunan rel Kereta Api (KA) di Jambi yang menghubungkan Palembang, Sumatera Selatan dan Pekanbaru Riau tetap berjalan sesuai kegiatan yang telah ada di Kementerian Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra mengatakan pembangunan rel kereta api Jambi-Palembang bukan dibatalkkan hanya saja pengerjaannya ditunda.
Pernyataan tersebut disampaikan paska menganggapi dikeluarkannya pembangunan kereta api Jambi-Palembang dan Jambi-Riau dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sebelumnya, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatra Bagian Selatan Nur Setiawan mengatakan proyek tersebut baru dalam tahap pengajuan pengadaan lahan dan tentunya membutuhkan waktu yang cukup panjang.
"Proses ini tidak bisa terpenuhi untuk target penyelesaian proyek pada 2019. Meski bukan PSN, namun proses penyiapanya tetap berjalan, hanya masalah timing saja," kata dia.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sumsel Sudarso mengatakan, meski proyek jalur kereta api tersebut dikeluarkan dari PSN secara umum tidak akan mempengaruhi alokasi penganggarannya.
Ia menjelaskan, sifatnya hanya turun ‘level’ jika sebelumnya PSN bisa saja nanti turun menjadi proyek stategis di kementerian/lembaga dalam hal ini Kementerian Perhubungan.
“Jadi bisa diartikan proyek tersebut tetap berjalan, meskipun bukan program prioritas untuk dapat segera diselesaikan,” kata dia.
Menurut Sudarso, proyek yang masuk dalam PSN itu biayanya dapat diselesaikan dalam tempo 2-3 tahun, sementara jika sifatnya prioritas di kementerian/lembaga maka jangka waktu yang diperuntukkan bias mencapai 4-5 tahun.
“Keuntungan masuk dalam daftar PSN itu hanya baik dalam segi penganggaran, penyelesaian, dan pengawasannya itu menjadi prioritas untuk segera seselesaikan,” kata dia.
Berdasarkan data di DJPb Sumsel sendiri, ada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumbagsel untuk pagu operasional pembebasan lahan tahun ini sebesar Rp6 miliar.

No comments:

Powered by Blogger.