Breaking

Angka Pengangguran Turun Bukti Nyata Kinjera Pemerintahan Di Era Jokowi



Pemerintah terus berupaya menurunkan pengangguran dengan meningkatkan lapangan kerja. Untuk meningkatkan perekonomian dalam empat tahun terakhir pemerintah telah melakukan perombakan besar-besaran terhadap iklim kemudahan berusaha di Indonesia. 

Tujuan utamanya yaitu membuat perekonomian Indonesia lebih produktif dan kompetitif, sehingga dapat memberikan nilai tambah terutama pembukaan lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran di Indonesia. 

Berkat kerja bersama tingkat pengangguran semakin menurun dari 5,70 persen menjadi 5,13 persen. Artinya Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2018 menurun 140.000 orang atau 0,20% dibandingkan periode yang sama di 2017.

Turunnya angka pengangguran tersebut juga ditopang oleh program penempatan dan pemberdayaan tenaga kerja. Dari target penyediaan 2 juta lapangan kerja, pemerintah berhasil menempatkan 2.632.676 orang Tenaga Kerja.

Untuk mendukung hal tersebut pemerintah tidak hanya memperhatikan usaha yang besar-besar saja, tapi juga fokus pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan 40% lapisan masyarakat terbawah.

Kemudian untuk memberikan jaminan perlindungan sosial, Pemerintah bekerja menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok, menyalurkan Program Keluarga Harapan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat, serta mereformasi sistem bantuan pangan menjadi program bantuan non tunai, agar lebih tepat sasaran, dan cakupannya akan ditingkatkan menjadi 15,6 juta penerima manfaat pada tahun 2019.

Pemerintah tengah menjalankan program Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial, serta peningkatan akses permodalan bagi usaha ultra mikro, usaha mikro, dan usaha kecil. Untuk mendorong perkembangan usaha UMKM, Pemerintah menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5% serta penajaman KUR yang bisa dinikmati 12,3 juta UMKM.

No comments:

Powered by Blogger.